Rabu, 02 November 2016

Upaya Keras Wakil Gubernur Aceh untuk membantu Etnis Tamil yang terdampar di Pantai Lhoknga, Aceh Besar, akhirnya membuahkan hasil. Dikabarkan bahwa Rabu, (15/06/2016) Wapres Jusuf Kalla telah mengeluarkan Memo yang mengizinkan agar imigran asal Sri Langka tersebut diterima dan dizinkan mendarat untuk sementara waktu di Aceh.

Hal itu tentu tidak terlepas dari peran H. Muzakir Manaf, akrab disapa Mualem yang intens melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, baik di Daerah maupun di Pusat untuk mendukung langkahnya guna membantu “Manusia Perahu” tersebut.

Terhadap sikap Mualem ini, salah seorang Aktivis Internasional, Lilianne Fan, yangconcern dengan nasib para pengungsi (Pencari Suaka) memberikan apresiasi yang tinggi kepada Mantan Panglima GAM tersebut. Lilianne tabik dengan sikap Mualem, yang tidak menyerah dalam memperjuangkan nasib para pengungsi asal Sri Lanka, meski pada awalnya sempat ditentang oleh Pemerintah Pusat, itu menandakan bahwa masih ada Pemimpin Aceh yang berperikemanusiaan, yang ditulis dalam akun Facebook pribadi miliknya, Rabu (15/06/2016).

Heartfelt appreciation to Aceh’s Vice Governor Muzakir Manaf for his noble effort to disembarkan the Tamil asylum seekers today. Although his efforts were stopped by the central government he showed again that there are still some leaders in Aceh with humanity. Terimong geunaseh, Mualem!


Lilianne Fan merupakan seorang aktivis internasional yang peduli terhadap isu-isu kemanusian, termasuk para imigran yang terusir dari negaranya akibat konflik, seperti Myanmar, Sri Lanka dan lain-lain. Sebagai salah seorang Anggota Peneliti di Grup Kebijakan Kemanusiaan di Overseas Development Institute (ODI) yang mengkhususkan diri pada konflik dan kekerasan sektarian dalam transisi Myanmar, organisasi regional dan aksi kemanusiaan di Asia, telah menjadikan Lilianne sangat dekat dengan Aceh yang juga merupakan salah satu Daerah bekas konflik.

Sama halnya seperti kasus terdamparnya imigran asal Myanmar yang pernah diselamatkan oleh nelayan Aceh beberapa waktu lalu dan telah ditampung di Aceh Utara dan Langsa hingga hari ini, kali ini pun (terdamparnya etnis Tamil, -red) tidak luput dari perhatiannya.

Sempat diberitakan sebelumnya oleh beberapa media lokal, bahwa Wagub Mualem sempat beda pendapat dengan Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah terkait rencana membantu warga Sri Lanka tersebut. Gubernur dikabarkan tidak setuju dan menolak untuk mengizinkan warga asing itu menginjak tanah Aceh –meski belakangan Abu Doto juga setuju dan membantu melobi Pemerintah Pusat, namun setelah melalui jalan panjang, akhirnya upaya Mualem berhasil dengan keluarnya memo Wapres Jusuf

kutipan (gajahkeengmedia).

0 komentar:

Posting Komentar

Categories

Unordered List

Sample Text

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget